Selasa, 13 September 2016

GANGGUAN GINJAL dan SALURAN KEMIH

BATU GINJAL
Ginjal adalah salah satu organ yang sangat penting dan banyak peranannya. Salah satunya adalah menyaring darah. Sisa penyaringan akan dibuang melalui saluran kemih. Dalam keadaan tertentu sisa penyaringan tidak mampu dibuang, maka itu yang menjadi penyebab gangguan ginjal dan membentuk gumpalan yang biasa disebut batu ginjal. Batu ginjal adalah gumpalan seperti kerikil yang terdapat ginjal atau saluran kemih. Batu ginjal terbentuk akibat kelebihan garam dalam aliran darah yang kemudian mengkristal.
Membuang air seni (urin) akan terasa sakit karena adanya pecahan yang mengikis dinding saluran kemih dan bisa menyebabkan infeksi.
Gejalanya gangguan ginjal:
Nyeri hebat pada pinggang, nyeri perut bagian bawah. Nyeri berlangsung sekitar 1-2 menit, reda  sebentar kemudian timbul kembali.
Nyeri ketika mengeluarkan air seni dan urin dapat bercampur darah dan keluar serpihan batu kecil-kecil seperti pasir.
Demam dan bengkak pada pinggang yang menandakan adanya infeksi di ginjal.
Penyebabnya:
Kurang minum atau sering kekurangan cairan yang menyebabkan darah dan urin mengental sehingga memperberat kerja ginjal.
Kelebihan kalsium atau asam urat dalam darah.
Infeksi pada ginjal yang mempermudah pembentukan batu ginjal karena aliran urin dalam ginjal terhambat.
GAGAL GINJAL
Suatu kondisi dimana organ ginjal sudah tidak dapat bertungsi dengan normal dalam membersihkan darah dalam tubuh, yang umumnya menyebabkan tubuh mengalami pembengkakkan, ketidakseimbangan cairan dalam tubuh.
Umumnya orang yang sudah di vonis gagal ginjal disarankan untuk melakukan cuci darah untuk membersihkan darahnya, karena ginjal sudah tidak berfungsi dalam menyaring darah dari zat-zat kimia yang berbahaya dalam tubuh.
Gejalanya gagal ginjal:
Tubuh mengalami pembengkakan, terutama pada daerah kaki.
Terasa nyeri di pinggang dan tubuh sering terasa lemas, cepat lelah dan gangguan hipertensi/ tekanan darah tinggi.
Penyebabnya:
Pola makan yang buruk, sering konsumsi yang beralkohol dan bersoda, kurang minum air putih dan sering menggunakan obat-obatan kimia dalam jangka waktu panjang. Untuk orang yang sudah gagal ginjal sebaiknya memang tetap melakukan cuci darah untuk mendapatkan pembersihan darah dalam tubuh yang lebih baik.
Pencegahannya:
Perbanyak minum air putih
Kurangi garam pada makanan.
Kurangi konsumsi makanan dengan kandungan purin tinggi.
Gunakan produk K-Link untuk melakukan pembersihan dan memperbaiki sel rusak.
INFEKSI SALURAN KEMIH
Infeksi kandung kemih (cystitis) merupakan peradangan pada kandung kemih yang disebabkan oleh infeksi saluran kemih.
Biasanya lebih sering menyerang wanita dari pada pria.
Gejalanya:
Rasa panas atau terbakar pada saat buang air kecil, rasa sering ingin buang air kecil.
Rasa sakit yang menetap pada perut bagian bawah,
Air kencing berbau busuk, keruh dan kadang bernanah,
Air kencing mengandung darah (Kencing darah/ Hematuri),
Penyebabnya:
Sebagian besar infeksi saluran kemih disebabkan oleh bakteri, baik dari air atau ketidak-bersihan alat kelamin dan pakaian dalam.
Produk K-Link hanya membantu dalam proses perbaikan dan mengurangi frekuensi cuci darah pada penderita gagal ginjal.
Produk yang digunakan:
K-Link Kinotakara
Dosis: Tahap awal digunakan sebanyak 3-5 dos, sedangkan pada tahap pemeliharaan 1-2 pasang koyo Kinotakara selama seminggu ditempel di telapak kaki bagian agak ke tengah.
K-Liquid Chlorophyll
Dosis: 3 x 1 sloki dilarutkan dalam 1 gelas air perhari. Meningkatkan kadar oksigen darah dan meningkatkan pengeluaran batu ginjal dari saluran kencing.
K-Ayurin Plus
Dosis :2×1-2 kapsul sehari sesudah makan. Berfungsi memecah batu ginjal dan meningkatkan volume cairan ginjal.

Sod Rooibos Tea
Dosis : Diminum sebagai pengganti air minum sehari-hari, Cara ini cocok pula dalam kasus batu ginjal dan batu kandung kencing.
OmegaSqua
Dosis : 2×1-2 kapsul lunak perhari sebelum makan untuk mengurangi rasa nyeri pada saat terjadi peradangan.
Propolis Platinum
Dosis : diminum 2 x 5-10tts sehari untuk mengurangi peradangan yang terjadi akibat infeksi oleh bakteri.
Gamat Emulsion
Dosis: 1 x 1/2 sloki sehari. Berfungsi untuk regenerasi sel ginjal yang telah rusak, menguatkan otot-otot di ginjal dan melancarkan peredaran darah di ginjal.
.

Sabtu, 10 September 2016